Home » gadget » Smartfren Geber Bundling Android Murah

Smartfren Geber Bundling Android Murah

Smartfren Andro Max (ash/inet)

Jakarta – Smartfren Telecom merilis tiga produk bundling terbarunya. Smartphone dan tablet Android, serta feature phone CDMA. Ketiganya diharapkan bisa terus memperkuat pendapatan dari segmen data yang kini menjadi core business operator seluler CDMA itu.

Smartphone yang diberi nama Smartfren Andro Max dan tablet Smartfren Andro Tab mengusung sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Keduanya mengandalkan teknologi CDMA EV-DO Rev A.

“Bundling ini menjadi bagian dari program kami untuk menggenapkan pelanggan data kami menjadi 3 juta di akhir tahun nanti,” kata Kata Rodolfo P. Pantoja, Presiden Direktur Smartfren, dalam acara peluncuran di gedung Bapindo, Jakarta, Selasa (5/6/2012).

Smartfren saat ini memiliki 2 juta pelanggan data dari total 8 juta pelanggan yang ada. Akhir tahun nanti diharapkan total menjadi 10 juta pelanggan. Mayoritas diakuisisi melalui program bundling.

“Pelanggan bundling kami 60% dari 8 juta yang ada. Tahun ini kami targetkan 75% pelanggan datang dari bundling,” lanjut Djoko Tata Ibrahim, Deputy Presiden Direktur Smartfren.

Menurut Djoko, pihaknya menyiapkan 300 ribu unit smartphone Andro Max dan 500 ribu unit feature phone yang diberi nama Smartfren Jambu. Sedangkan Andro Tab belum datang pasokan barangnya.

Andro Max sendiri dipaket bersama kartu CDMA Smartfren dengan bonus volume data 500MB untuk harga Rp 888 ribu saat Indonesian Celluler Show (ICS). Harga normalnya Rp 1,2 juta.

Sedangkan Andro Tab dibundling bersama kartu Smartfren dengan harga khusus ICS Rp 1.488.000. Harga normalnya Rp 1,9 juta. Paket ini diberi bonus free data 2GB untuk setiap pengisian ulang minimal Rp 50 ribu dan berlaku selama 30 hari.

Sementara paket ponsel Smartfren Jambu dibanderol Rp 299.000 dan mendapatkan pulsa senilai Rp 50.000.

“Jambu itu singkatan dari jaminan bicara murah. Bundling ini kami tujukan untuk akuisisi pelanggan voice dari GSM. Dari survei kami, 45% pelanggan kami tinggalkan GSM setelah pake Smartfren. Sisanya karena nomor GSM-nya sudah dikenal orang. Jadi GSM untuk ditelepon saja. Tapi komunikasi ke luar pakai Smartfren,” pungkas Djoko.

( rou / ash )

sumber: copas http://inet.detik.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bookmark and Share

Categories

Archives

GeoCounter

Blog Stats

  • 101,138 hits

Biorhythm Calculator

BIZ information

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 142 other followers

%d bloggers like this: