Home » life style » Dari windows shopping sampai ke emotional shopping

Dari windows shopping sampai ke emotional shopping

Jakarta, sabtu mlm 12 Mei 2012

Sabtu malam / malam minggu identik dengan orang windows shopping.
Tidak jelas apa yang dicari, yang penting keluar rumah dan pulang membawa kantong belanja dari department store, butik atau counter-counter ternama.

Kalau ditanya, apa memang membutuhkan barang tersebut?
Jawabnya bervariasi.
Mulai dari yang bener-bener membutuhkan barang, sampai hanya sekedar pulang membawa tas belanjaan dengan berlogokan butik atau counter ternama saat ini.

Aneh tapi nyata.
Coba kita tanya ke kita sendiri, ibu-ibu rumah tangga ataupun kaum hawa pada umumnya.
Kita belanja tas ke butik itu karena tas yang di rumah rusak atau karena ada model yg baru?

Yang jelas:
Sebagian besar jawabnya karena ada model yang baru.

Jadi, kalo perilaku konsumen seperti ini, alangkah baiknya kita jadi penjualnya.
Ayo, kapan lagi kita bisa memanfaatkan dan membantu para emotional buyers untuk menghambur-hamburkan dananya?

Membantu sekaligus kita dapatkan kelebihan-kelebihan lain dari mereka yang memang belanja dijadikan sebagai fashion.
Bukan hanya sekedar berorientasi ke function.

Eof


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bookmark and Share

Categories

Archives

GeoCounter

Blog Stats

  • 101,157 hits

Biorhythm Calculator

BIZ information

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 142 other followers

%d bloggers like this: