Home » counseling » Dengan Ilmu Pengetahuan Hidup menjadi Mudah, dengan Agama Hidup menjadi Terarah.

Dengan Ilmu Pengetahuan Hidup menjadi Mudah, dengan Agama Hidup menjadi Terarah.

Dengan Ilmu Pengetahuan Hidup menjadi mudah, dengan Agama Hidup menjadi Terarah. (dan satu lagi, Dengan Seni… Hidup menjadi lebih Indah…)

Makna dari kata-kata tadi kalau direnungkan mempunyai arti yang dalam. Dengan melihat kehidupan di sekitar kita, sungguh banyak nikmat yang bisa kita rasakan. Ilmu pengetahuan yang ditemukan oleh pendahulu kita, membawa dampak sampai saat ini. Mulai dari penemuan-penemuan ringan hingga penemuan yang spektakuler, semua membawa pengaruh dan multipliernya berdampak ke masa sekarang.

Agama menjadi guidance dalam pengambilan langkah kita. Tentunya harus diiringi dengan pengetahuan untuk memahami apa yang terjadi. Untuk itulah diperlukan ilmu pengetahuan dan pemahaman atas apa yang terjadi. Dalam agama sendiri diatur apa-apa yang boleh dan dilarang oleh agama. Koridor yang ada di dalamnya menjadi lebih mudah dipahami apabila kita mempunyai ilmu pengetahuan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tidak sulit, tapi perlu dipahami dan dimengerti…

Atau coba renungkan redaksi kebalikan dari kata-kata diatas.

Dengan Agama Hidup menjadi mudah, dengan Ilmu Pengetahuan Hidup menjadi Terarah.

Kalau kita menyadari bahwa agama yang diturunkan Allah melalui utusanNya dan ilmu pengetahuan yang diberikan melalui cara berfikir, sungguh sesuatu yang luar biasa. Dengan pengetahuan yang diberikan kepada kita, memberikan kita guidance dalam menjalani hidup di dunia ini.

Berbeda dengan binatang yang mempunyai pengetahuan terbatas dibandingkan dengan manusia, binatang pengetahuannya tidak sejauh / sedalam manusia. Itulah kelebihan yang diberikan kepada kita manusia. Kelebihan yang diberikan melalui ilmu pengetahuan, mengajak manusia untuk bisa berfikir, bersikap dan mengambil langkah yang rasional dan sesuai dengan kehendaknya.


5 Comments

  1. Puri sulistyo says:

    Pupuk jiwa hari ini : ada nasehat yang perlu dijadikan sebagai bahan renungan saat jam istirahat di bulan ramadhan ini yaitu bahwa KITA HARUS KAYA HI-HI yaitu :
    I. Untuk menjadi kaya H (Harta), maka harus kaya I (Ilmu) dulu
    II. Untuk menjadi kaya H (Hati ), harus kaya I (Iman) dulu
    Semoga……………………………..!!!!
    Bagaimana kalau dibalik KAYA IH -IH ……………………………??????
    please comment …..?

    Sersan aja (serius tapi santai)
    smartwoman

  2. chrisgallery says:

    Aku setuja… (setuju aja)
    kalo menurutku ada skala prioritasnya
    1. kaya iman
    2. kaya hati
    3. kaya ilmu
    4. kaya harta
    Ketiga urutan diatas saling melengkapi, tidak berjalan sendiri2. Untuk lebih memudahkannya perlu didukung harta untuk mempermudah. Tapi bukan berarti tanpa harta tidak bisa berjalan. Terutama untuk point 3 (ilmu).

  3. Yasin says:

    Aku lagi nyari artikel tentang kaitan/ hubungan antara “agama, ilmu dan seni”.pernah nemuin gak???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bookmark and Share

Categories

Archives

GeoCounter

Blog Stats

  • 101,138 hits

Biorhythm Calculator

BIZ information

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 142 other followers

%d bloggers like this: