Archive

Archive for the ‘product’ Category

Vega ZR Masih Kalah Gesit Sama Sang Kakak

February 3, 2009 chris'Gallery Leave a comment
Tes Yamaha Vega ZR

Saat Yamaha Vega ZR di-launching di arena pameran motor di JCC awal Desember lalu, ada yang istimewa. Selubungnya dibuka Wakil Presiden PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Ir Dyonisius Beti, MM, dan satu tamu istimewa dari Spanyol, Jorge Lorenzo, pembalap MotoGP dari tim Fiat-Yamaha yang memang diundang datang ke Jakarta.

Seperti apa spesifikasi bebek berkapasitas 113,7 cc ini sudah dipaparkan di Kompas.com beberapa waktu lalu, secara lengkap. Apa saja perubahan dari model sebelumnya, Vega R yang kapasitas dapur pacunya lebih kecil 3,4 cc, keduanya dites bersamaan oleh Motor Plus.

Dari segi ergonomi, Vega baru ini lebih nyaman dan posisi pembesut yang memiliki tinggi 180 cm tidak mengalami kendala, apalagi sudut setang lebih ke dalam (dekat dengan badan pengendara), menjadikan handling lebih lincah dan sigap melintas di kemacetan lalu lintas.

Ada sedikit harapan kalau ZR dengan tampilan lebih sporty bisa mengimbangi Vega lama. Kenyataannya, akselerasi sedikit lebih lambat untuk mencapai kecepatan puncak. Bahkan ketika digeber di trek lurus sejauh 800 meter, jarum spidometer tidak bergerak naik melebihi 100 km/jam. ZR malah terkesan kurang responsif ketimbang mesin yang lama.

Bukan mengada-ngada, buktinya saat dilakukan pengujian akselerasi dengan alat ukur Vericom VC3000, Vega R lebih unggul. Untuk kecepatan 0-60 km/jam ditempuh ZR 8,01 detik dengan jarak 86,9 meter, sedangkan Vega R lebih cepat lagi, 5,49 detik (61 meter).

Ketika diajak berakselerasi sejauh 201 meter, Vega R tetap unggul. Jarak segitu dicapai 12,87 detik dengan kecepatan tertinggi 81,9 km/jam, sementara bebek baru 13,62 detik dengan kecepatan 72,7 km/jam.

Waktu tempuh dan kecepatan tertinggi sedikit berimbang kala masuk tes akselerasi menengah, 40-100 km/jam. Vega R mencatat 8,21 detik dengan kecepatan 65,7 km/jam, ZR 8,26 detik (67,8 km/jam).

Selain akselerasi, kedua Vega diajak putar-putar untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar. Supaya adil dan imbang, pengujian dilakukan di lintasan dengan orang yang sama. Artinya, tetap pada perlakuan yang sama.

Dimulai dengan Vega R. Tabung bahan bakar sebagai pengganti tangki diisi premium 100 cc diajak jalan dengan kecepatan 60 km/jam. Kondisi lintasan bervariasi, ada ’stop & go’, jalanan tanjakan, dan turunan. Setelah menempuh 3,5 km, bensin di tabung dan karburator kering. Berarti, untuk 1 liter bensin ditempuh sejauh 35 km.

Giliran ZR dengan 100 cc melintasi trek yang sama menempuh jarak lebih jauh 1,1 km. Berarti, untuk satu liter bensin bisa melesat sejauh 46 km. Jauh lebih irit 11 km untuk satu liter bensin.

Silakan pilih, Vega ZR atau R./* (Eka)

sumber: Kompas Online Rabu, 24/12/2008 | 09:00 WIB

Categories: product Tags: ,

Honda Revo 110 Siap Melibas Vega ZR dan Smash

February 2, 2009 chris'Gallery Leave a comment
Nidji bersama dengan Miki Yamamoto (kiri) Presiden Direktur PT AHM, Prijono Soegiarto (tengah) Direktur Astra International dan Siswanto Prawiroatmojo (kanan) Executive Vice President Director PT AHM usai membuka selubung Hoda Absolute Revo 110

JAKARTA, JUMAT — PT Astra Honda Motor (AHM) memang agresif. Bayangkan, agen tunggal pemegang merek Honda motor ini sudah memprediksi total penjualan 2009 bakal turun menjadi antara 4 juta dan 5 juta unit dari tahun lalu yang mencapai angka tertinggi 6,2 juta unit. Jumlah itu bisa berubah naik bila kondisi perekonomian membaik.

Namun, AHM berani menaikkan target penjualan, terutama kelas bebek di bawah 125 cc. Bila 2008 meraih 47,7 persen, untuk tahun ini dipatok angka 52 persen. Untuk memenuhi target tersebut, Honda mengandalkan produk terbarunya, Bebek Honda Absolute Revo 110 cc, yang pembukaan selubungnya dibuka oleh grup musik kondang, Nidji, bersama penyanyinya Giring di 3degrees, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (30/1).

Dinaikkannya target penjualan bebek di bawah 125 cc bukan tanpa alasan. Seperti dipaparkan General Manager Marketing & Product Development Division PT AHM Sigit Kumala bahwa bebek Honda berkapasitas di bawah 125 cc memberi kontribusi 56 persen. Terbanyak dari Revo 100 cc yang dalam dua tahun terakhir mencapai 1,2 juta unit, sedangkan Supra Fit X tercatat sebanyak 760.000 unit (2 tahun).

Makanya, dengan Absolute Revo 110 ini, AHM yakin bisa melampaui target bulanan yang sudah diukir Revo 100 dengan 60.000 unit setiap bulannya. “Dengan Honda Absolute Revo 110, kami targetkan sekitar 70.000 unit/bulan,” ungkap Direktur Pemasaran PT AHM Johanes Loman. Ia menambahkan kalau Honda mulai sekarang menghentikan produksi untuk bebek 100 cc.

Keyakinan Loman dan juga jajaran direksi AHM lainnya lantaran Revo baru ini memiliki banyak keunggulan. Termasuk juga soal teknologinya (bisa disimak di rubrik “Produk Baru”).  “Selain tenaga lebih besar 16 persen, juga dalam konsumsi bahan bakar lebih irit 5 persen, dan sama kompetitor lebih hemat antara 40 persen sampai 50 persen,” lanjut Loman.

Begitu juga di soal desain. Revo 110 cc ini membidik konsumen yang rasional. Jadi, hanya memikirkan fungsi, harga, kehandalan, dan eknomis. Sekalipun mesinnya sama dengan Honda Blade 110 yang diperkenalkan awal Desember 2008, tetapi sasarannya lebih pada emosional yang mementingkan gaya dan sporty.

Makanya, di soal harga, bebek baru yang ditawarkan tiga varian ini mempunyai harga termurah di antara kompetitornya. Untuk model paling bawah dengan velg jari-jari (spoke type) dibanderol Rp 11.600.000 (OTR DKI Jakarta), menengah dengan velg racing (casting wheel) Rp 12.900.000 (OTR DKI Jakarta) dan paling atas dengan velg racing deluxe (deluxe casting wheel) Rp 13.500.000. Harga tersebut mulai berlaku Februari 2009. Dilihat dari harga, terutama untuk spoke dan casting wheel, Revo bakal melibas kompetitornya, Yamaha Vega ZR dan Suzuki Smash, yang memiliki harga di atasnya.

SBT

Sumber: Kompas Online Jumat, 30/1/2009 | 19:33 WIB

Categories: product Tags: ,

Toyota Recall 1,3 Juta Unit Yaris, Termasuk Indonesiakah?

January 30, 2009 chris'Gallery Leave a comment
Toyota Yaris di Indonesia aman

NEW YORK, JUMAT — Toyota mengumumkan akan menarik sekitar 1,3 juta unit kendaraannya yang tersebar di dunia. Penyebabnya ada sistem mekanisme pada sabuk pengaman dekat pelapis busa jok yang bila terjadi tabrakan bisa menyebabkan kebakaran.

Pabrikan mobil terbesar di Jepang itu mengatakan bahwa recall itu sudah termasuk 134.000 unit sedan Yaris yang terjual di Amerika. Toyota Motor Sales (TMS) Amerika telah bekerja sama dengan Lembaga Keselamatan Jalan Raya Amerika (NHTSA) untuk menarik kendaraan itu.

Menurut juru bicara Toyota Brian R. Lyons, ketika terjadi tabrakan yang parah,  sistem mekanisme sabuk pengaman mengeluarkan semacam gas yang tidak jauh dari lapisan busa. “Skenario terburuknya, menimbulkan api dan bisa terbakar,” ujar Lyons.

Dari jumlah sekitar 1,28 juta unit yang ditarik di dunia, sebagian besar menggunakan platform Toyota Yaris. Di tempat lain namanya Vitz, Balta, dan Rectis. Lyons sendiri enggan berkomentar yang berkaitan soal kecacatan yang sudah diberitakan di luar Amerika.

TMS Amerika, kata Lyons, akan mengirim surat kepada konsumen minggu depan yang mobilnya masuk dalam recall. Toyota akan membayar ongkos perbaikannya, yang tentu dilakukan di dealer Toyota.

Yaris Indonesia aman
Adapun pemilik Toyota Yaris di Indonesia tak usah gusar. PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku ATPM Toyota di Indonesia menegaskan kalau Yaris yang dipasarkan di Indonesia memiliki spesifikasi yang berbeda.

“Yaris yang dipasarkan di Indonesia adalah produksi Thailand yang tidak termasuk target special service campaign tersebut,jelas Presiden Direktur PT TAM Johnny Darmawan.

Produk yang menjadi target pengecekan adalah Vitz, Belta, dan Ractis yang diproduksi di Jepang dari 13 Juni 2005 hingga 10 April 2007, sedangkan yang di Perancis adalah Yaris produksi 7 November 2005 sampai 17 April 2007.

Sumber : AP / Kompas Online: Jumat, 30/1/2009 | 17:06 WIB