Home » financial » Rasio Leverage

Rasio Leverage

Yours

IP

e-Gudang.com

serba serbi Gudang

Pasang Iklan Gratis

Solusi iklan property Anda

RSS Lowongan Kerja

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Gadget – Bhinneka.com

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Kontan Online: Kamis, 26 Juni 2008 | 15:33

Ibarat alat pendongkrak, di satu sisi, utang bisa membuat pertumbuhan sebuah perusahaan menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan modalnya sendiri. Namun, jika terlalu besar nilainya, utang yang sama juga bisa membuat kondisi keuangan perusahaan kepayahan atau menjadi tidak sehat. Karenanya, investor perlu mempelajari rasio leverage yang dimiliki oleh setiap perusahaan.

Rasio leverage menunjukkan berapa besar sebuah perusahaan menggunakan utang dari luar untuk membiayai operasi maupun ekspansi dirinya. Oh, ya, buat yang belum tahu, leverage sering diartikan sebagai pendongkrak kinerja perusahaan dan identik dengan utang. Pasalnya, utang maupun pinjaman memang bisa mendongkrak kinerja perusahaan, ketimbang jika perusahaan itu hanya mengandalkan kekuatan modalnya sendiri.

Rasio leverage yang pertama adalah rasio utang (debt ratio). Rumusnya: total utang dibagi dengan total aktiva dan hasilnya dinyatakan dengan persent. Kembali ke contoh PT Ratrinata, jika total utang Ratrinata Rp 25 miliar sementara total asetnya Rp 100 miliar, artinya rasio utangnya adalah 25%. Jika rasio utang rata-rata industri barang konsumsi yang digeluti Ratrinata sudah 40%, artinya rasio utang perusahaan ini termasuk rendah.

Semakin rendah rasio utang, semakin bagus kondisi perusahaan itu. Sebab, artinya hanya sebagian kecil aset perusahaan yang dibiayai dengan utang.
Buat calon kreditur atau pemberi pinjaman, informasi rasio utang ini juga penting. Sebab, melalui rasio utang, mereka bisa mengukur seberapa tinggi risiko utang yang diberikan kepada suatu perusahaan.

Rasio leverage berikutnya adalah rasio utang terhadap modal atau debt to equity ratio (DER). Rasio ini sebenarnya mirip dengan rasio utang, tapi kita ingin membandingkan total utang dengan modal sendiri perusahaan itu. Cara menghitungya adalah membagi total utang dengan total modal dan hasilnya juga dalam persen. Ambil contoh Ratrinata memiliki utang Rp 25 miliar, sementara modalnya Rp 75 miliar. Dengan komposisi seperti ini, debt to equity ratio Ratrinata adalah 33%.

Semakin rendah DER perusahaan, semakin bagus kondisi perusahaan tersebut. Para analis menilai, tingkat DER yang aman adalah kurang dari 50%.

About these ads

12 Comments

  1. lusi says:

    mantap artikelnya, sangat bermanfaat!

  2. kalau rasio : Book Value of total Equity dibagi Book Value of total liabilities itu termasuk rasio apa ya? semakin tinggi nilainya semakin baik atau seperti apa? mohon penjelasannya terimakasiih.. :)

  3. Bu Nabila,
    Itu seperti rasio Total Liability (TL) to Total Equity (TE).
    Normatifnya suatu perusahaan pasti ada kewajiban hutangnya. Namun tidak menutup kemungkinan ada perusahaan yang tidak mau melakukan hutang.

    Untuk jenis industri tertentu biasanya ada parameter tertentu, dengan mengukur berapa komposisi TL : TE.
    Dari sana nanti akan kelihatan, berapa komposisi yg paling optimum.
    Dalam kegiatan operasionalnya nanti kan biaya bunga atas hutang, nantinya juga menjadi pengurang atas keuntungan kita.
    Dampak akhir adalah adanya pengurang terhadap pajak yang seharusnya kita bayarkan ke kas negara.

  4. Lorraine says:

    Hi there to all, it’s actually a fastidious for me to pay a quick visit this site, it consists of valuable Information.

  5. Elsa says:

    I know this web site offers quality based articles
    and additional material, is there any other web site which presents such information
    in quality?

  6. Great info. Lucky me I recently found your site by chance (stumbleupon).
    I have saved as a favorite for later!

  7. pipi bimbi says:

    untuk menghitung ratio leverage itu adalah total hutangnya saja ya (utang bank, utang kpd pemegang saham) tidak termasuk utang deviden, utang pajak, utang biaya, utang leasing, utang cicilan mobil utang kepada pemasok betulkah begitu ? mohon responnya

    • untuk detailnya :
      RASIO LEVERAGE

      Rasio Leverage (Rasio Hutang), rasio ini digunakan untuk untuk “>mengukur seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang atau dibiayai oleh pihak luar. Data yang dipergunakan untuk analisis leverage adalah Neraca dan Laporan Laba Rugi. Rasio Leverage diantaranya adalah :

      1. Total Debt to Equity Ratio

      Ratio ini digunakan untuk mengukur bagian modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk keseluruhan kewajiban atau hutang. Rumus untuk menghitungnya adalah sebagai berikut :

      TD Equity = (Hut. Lancar + Hut. Jangka Panjang)/Jumlah Modal Sendiri

      2. Total Debt To Total Capital Assets

      Ratio ini digunakan untuk mengukur bagian aktiva yang digunakan untuk menjamin keseluruhan kewajiban atau hutang. Rumusnya sebagai berikut :

      TD Capital Assets = (Aktiva Lancar + Hutang Jangka Panjang) / Jml Aktiva

      3. Long Term Debt to Equity Ratio

      Ratio ini digunakan untuk mengukur bagian dari modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk hutang jangka panjang. Rumusnya adalah sebagai berikut :

      LTD Equity Ratio = Hutang Jangka Panjang / Modal Sendiri

      4. Tangible Assets Debt Coverage

      Rasio ini digunakan untuk mengukur besar aktiva tetap tangible yang digunakan untuk menjamin hutang jangka panjang, rumusnya adalah sebagai berikut :

      TAD Coverage =( Jml Aktiva + Tangible + Hutang Lancar)/Hutang Jangka Panjang

      5. Times Interest Earned Ratio

      Rasio ini digunakan untuk mengukur besar jaminan keuntungan yang digunakan untuk membayar bunga hutang jangka panjang. Rumusnya adalah sebagai berikut :

      Times Interest Earned Ratio = EBIT /Bunga Hutang Jangka Panjang

      note: based financial report saja.

    • dinna says:

      mengapa perusahaan lebih suka menggunakan hutang untuk membiayai biaya operasi dari pada mengunakan modal sendiri yang di gunakan untuk membiayai biaya operasi dalam menghasilkan laba perusahaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Bookmark and Share

Categories

Archives

GeoCounter

Blog Stats

  • 82,183 hits

Biorhythm Calculator

BIZ information

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 141 other followers

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 141 other followers

%d bloggers like this: